Bicara Bersama Bapak Parlindungan Marpaung

[Kissvaganza] Mbah Surip - Bangun Tidur. 26/06/2009

Mbah Surip


Mbah Surip- Bangun Tidur


* bangun tidur, tidur lagi

bangun lagi, tidur lagi

bangunnnn, tidur lagi


** bangun tidur, tidur lagi

bangun lagi, tidur lagi

bangunnnn, tidur lagi


*** abis bangun terus mandi

jangan lupa senam pagi

kalau lupa…. tidur lagi


hei, kok loyo

kalo gak bangun-bangun, pusing aku

katanya time is money, cieh


repeat *, **, ***


lho lho lho lho lho

bangunnnn, kok tidur lagi

jangan kayak kelelawar

malem cari makan siang tidur

ntar belekan baru lu tau rasa


repeat *** [3x]


kalau lupa… hei.. tidur lagi

kalau lupa… hei.. tidur lagi

kalau lupa… hei.. tidur lagi


mana, katanya kerja

katanya pengen beras banyak

pengen mobil, pengen punya mall

trus pengen punya stasiun kereta api sendiri

hahahahahahaha



Lirik lagu Mbah Surip- Bangun Tidur ini dipersembahkan oleh LirikLaguIndonesia.Net. Kunjungi DownloadLaguIndonesia.Net untuk download MP3 Mbah Surip- Bangun Tidur.

T

http://www.apokalip.com

http://www.apokalip.com

Cover modul Aksel Seni Budaya Kelas 7, Trimester 1, 2009/ 2010


Cover modul Aksel Penjas Kelas 7, Trimester 1, 2009/ 2010

Cover modul Aksel Geografi Kelas 7, Trimester 1, 2009/ 2010


Desain cover modul Aksel IPA Kelas 7 trimester 1, 2009/2010
















Bullet For My Valentine

Tears Dont Fall
Intro: (Lets Go!) Eb - F(4x)
 
Verse1:
 
 Gm                     Eb           F
With blood shot eyes I watch you sleeping
 Gm                          Eb         F
The warmth I feel beside me is slowly fading
           Gm            Eb        F
Would she hear me if I called her name?
           Gm             Eb       F
Would she hold me if she knew my shame?
 
 Gm
There's always something different going wrong
 Eb                         F
The path I walk is in the wrong direction
 Gm
There's always someone f**king hanging on
 Eb                  F
Can anybody help me make things better?
 
Chorus:
 Eb               F
Your tears don't fall
 
They crash around me
 Eb              F
Her conscience calls the guilty to come home
 Eb               F
Your tears don't fall
 
They crash around me
 Eb              F
Her conscience calls the guilty to come home
 
Verse2:
 Gm                  Eb        F
The moments died, I hear no screaming
 Gm                         Eb          F
The visions left inside me are slowly fading
           Gm             Eb       F
Would she hear me if I called her name?
           Gm             Eb       F
Would she hold me if she knew my shame?
  Gm
There's always something different going wrong
     Eb                     F
The path I walk is in the wrong direction
  Gm
There's always someone f**king hanging on
Eb                   F
Can anybody help me make things better?
 
Chorus:
 Eb               F
Your tears don't fall
 
They crash around me
 Eb              F
Her conscience calls the guilty to come home
 Eb               F
Your tears don't fall
 
They crash around me
 Eb              F
Her conscience calls the guilty to come home
 
 
 Eb            F               Gm
This battered room I've seen before
 Eb          F                 Gm
The broken bones they heal no more, no more
 Eb            F
With my last breath I'm choking
 Eb             F
Will this ever end I'm hoping
Eb           F             Gm
My world is over one more time
 Gm
Lets go
              (Adlib)
-18p15----15---------p15----15---------18p15----15---------18p15-----15----13/15---|
------h18----h18p15-------h18----h18p15-------h18----h18p15--------h18----18-------|
-----------------------------------------------------------------------------------|
-----------------------------------------------------------------------------------|
-----------------------------------------------------------------------------------|
-----------------------------------------------------------------------------------|
 
-18p15----15---------18p15----15---------18p15----15----------------------|
------h18----h18p15-------h18----h18p15-------h19----h18p15--18p15--------|
-------------------------------------------------------------------17-17b-|
--------------------------------------------------------------------------|
--------------------------------------------------------------------------|
--------------------------------------------------------------------------|
 
-18p15----15---------------------------------------------------|
------h18----h18p15--18p15----15-------------------------------|
---------------------------17----17p15--17p15-----15-----------|
----------------------------------------------h17----17-15-15b-|
---------------------------------------------------------------|
---------------------------------------------------------------|
 
----------------------------------h15-----------------------------|
-----------------------15h18p15h18--------------------------------|
----15h17p15------------------------------------------------------|
-17----------17/15--15--------------------------------------------|
------------------------------------------------------------------|
------------------------------------------------------------------|
 
 
           Gm            Eb        F
Would she hear me if i called her name?
           Gm              Eb       F
Would she hold me, if she knew my shame?
  Gm
There's always something to be going wrong
 Eb                         F
The path I walk is in the wrong direction
 Gm
There's always someone f**king hanging on
 Eb                  F
Can anybody help me make things better?
 
 Eb               F
Your tears don't fall
 
They crash around me
 Eb              F
Her conscience calls the guilty to come home
 Eb               F
Your tears don't fall
 
They crash around me
 Eb              F
Her conscience calls the guilty to come...BACK HOME!
 Eb               F
Your tears don't fall
 
They Crash around me
 Eb              F
Her conscience calls the guilty to come HOME!

Netral

Garuda Di Dadaku

[intro] G Bm A D 2x

G C
Ayo putra bangsa harumkan negeri ini
Am D
Jadikan kita bangga Indonesia

[Interlude] G Bm A D 2x

G Am
Jayalah negaraku
Bm
Tanah air tercita
D G
Indonesia Raya
G Am
Jayalah negaraku
Bm
Tanah air tercinta
D G
Indonseia Raya

[Interlude] G F# E D C B 6x G

G Bm Am D
Garuda di dadaku garuda kebanggaanku
Em Bm A D
Ku yakin hari ini pasti menang
G Bm Am D
Kobarkan semangatmu tunjukan sportifitasmu
Em Bm A D
Ku yakin hari ini pasti menang

[Coda] G

Mbah Surip Tak Gendong

Mbah Surip

Tak Gendong

[intro] Em G A B
Em B Em

Em
Tak gendong kemana-mana
Tak gendong kemana-mana
D C
Enak donk, mantep donk
D
Daripada kamu naik pesawat kedinginan
Mendingan tak gendong to
Enak to, mantep to
Ayo.. mau Kemana

Em
Tak gendong kemana-mana
Tak gendong kemana-mana
Enak tau

[chorus]
G Bm
Where are you going?
C D
Ok Im booking
G Bm
Where are you going?
C D
Ok my darling haaa... haaa... haa...

Em
Tak gendong kemana-mana
Tak gendong kemana-mana
D C
Enak donk, mantep donk
D
Daripada kamu naik ojek kesasar
Mendingan tak gendong to
Enak to, mantep to
Ayo mau kemana

Em
Tak gendong kemana-mana
Tak gendong kemana-mana
Enak tau


[intro] Em G A B Em B 2x Em

Em
Tak gendong kemana-mana
Tak gendong kemana-mana
D C
Enak donk, mantep donk
D
Daripada kamu naik becak kesasar
Mendingan tak gendong to
Enak to, mantep to
Ayo mau kemana, ke blok M?

Em
Tak gendong kemana-mana
Tak gendong kemana-mana
Enak tau

Sketsa Mona Lisa

Sketsa ini dari Mona Lisa menawarkan kesempatan untuk menyenangkan praktek yang penggarisan teknik Leonardo da Vinci. Tujuan utama dari proyek ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Anda untuk mengidentifikasi dan rendera lengkap nilai, serta tinggi dan rendah kontras bayangan.Lesson preview

Leonardo da Vinci

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Leonardo da Vinci

Leonardo da Vinci (lahir di Vinci, propinsi Firenze, Italia, 15 April 1452 – wafat di Clos Lucé, Perancis, 2 Mei 1519 pada umur 67 tahun) adalah arsitek, musisi, penulis, pematung, dan pelukis Renaisans Italia. Ia digambarkan sebagai arketipe "manusia renaisans" dan sebagai jenius universal. Leonardo terkenal karena lukisannya yang piawai, seperti Jamuan Terakhir dan Mona Lisa. Ia juga dikenal karena mendesain banyak ciptaan yang mengantisipasi teknologi modern tetapi jarang dibuat semasa hidupnya, sebagai contoh ide-idenya tentang tank dan mobil yang dituangkannya lewat gambar-gambar dwiwarna.Selain itu, ia juga turut memajukan ilmu anatomi, astronomi, dan teknik sipil bahkan juga kuliner.

Latar Belakang

Leonardo lahir pada tahun 1452 di kota Vinci, propinsi Firenze, Italia anak dari Ser Piero Da Vinci dan Caterina, jadi nama lengkapnya yaitu Leonardo di Ser Piero da Vinci yang berarti Leonardo putra Ser Piero asal kota Vinci.

Pada tahun 1476 tertuduh dengan kasus homoseksual dengan seorang model laki-laki berusia belasan tahun yang bernama Jacopo Saltarelli. Sehingga beberapa tahun itu Leonardo selalu berada di bawah pengawasan yang berwenang [1].

Pada usia belia, beliau sudah belajar melukis dengan Andrea del Verrocchio dan mulai melukis di Firenze.Ada kabar mengisahkan Verrochio menyatakan pensiun melukis setelah menyaksikan bahwa lukisan muridnya yang satu ini lebih bagus dari lukisannya sendiri. Selain menjadi pelukis Leonardo juga sanggup menunjukkan kemampuannya di bidang yang lain. Pada tahun 1481 Leonardo pindah ke Milan untuk bekerja dengan Adipati(Duke) di sana.Hasil karyanya selama di Milan yang paling termashur adalah Kuda Sforza yang dikerjakannya selama kurang lebih 11 tahun. Namun di situ ia tidak hanya melukis dan membuat patung saja, melainkan juga mengubah jalan-jalan sungai dan membangun kanal-kanal, serta menghibur Duke dengan memainkan lut dan bernyanyi. Lalu ia bekerja untuk Raja Louis XII dari Perancis di Milan dan untuk Paus Leo X di Roma

Sementara itu ia membantu Raphael dan Michaelangeo dalam merancang katedral Santo Petrus.Dalam hidupnya Leonardo sangat tertarik pada ilmu pengetahuan. Ia mulai mempelajari burung terbang dan mulai merancang mesin terbang. Pemikirannya itu terdapat dalam buku catatanya sebanyak 7.000 halaman. Didalam buku itu juga terdapat sketsa tentang studi tubuh manusia. Pada zaman itu, anatomi tubuh manusia tak lebih dari sekadar kira-kira karena siapapun dilarang keras membedah jenazah. Dengan kenekatannya mencuri-curi kesempatan membedah-bedah tubuh orang mati, di kemudian hari tindakan yang tak lazim di zamannya ini memberikan kontribusi yang sangat besar bagi dunia kedokteran.

Mahakaryanya, Jamuan Terakhir(The Last Supper) pada tahun 1495 sampai tahun 1497 yang dilukis pada dinding biara Santa Maria di Milan, kini telah rusak akibat dimakan waktu. Lukisan terkenal lainnya adalah Mona Lisa yang kini terdapat di musium Louvre Paris. Sebuah spekulasi yang beredar tentang siapa sesungguhnya Mona Lisa antara lain menyatakan bahwa citra perempuan tersebut merupakan hasil rekaan wajah Da Vinci sendiri. Spekulasi yang lain menyatakan bahwa perempuan tersebut memang pernah ada, seorang istri pedagang.

Leonardo da Vinci wafat di Clos Lucé, Perancis pada tanggal 2 Mei 1519, dan dimakamkan di Kapel St. Hubert di kastel Amboise, Perancis.

Setelah wafatnya, sangat kuat ditengarai bahwa beliau pernah memegang peranan sebagai orang terkuat di sebuah organisasi rahasia bernama Priory of Sion yang berlaskarkan Knights Templar. Apakah organisasi rahasia ini? Banyak fakta mengarahkan pada suatu dugaan bahwa Priory of Sion merupakan sebuah organisasi yang menjaga ketat-ketat rahasia sejarah kristiani menurut versi yang berbeda dari kitab Injil yang beredar di masyarakat. Yang dirahasiakan adalah mengenai siapa mesias yang sesungguhnya dan kemungkinan Yesus tidak menjalankan hukum selibat. Dalam versi yang sempat menimbulkan kontroversi ini diyakini bahwa Mesias yang sesungguhnya adalah Santo Yohanes Pembaptis, hal tersebut tersirat dari kekerapan Da Vinci melukis Sang Santo dalam posisi telunjuk menuding ke atas sebagai simbolisasi 'Putra Allah'. Versi yang tak kalah mengagetkannya adalah kemungkinan Maria Magdalena si bekas perempuan sundal diperistri oleh Yesus. Namun semua hal tersebut tidak terbukti kebenarannya, hingga saat ini, sehingga tudingan ini hanya dianggap sebagai langkah untuk memojokkan posisi umat Kristiani.

"Pengertian Menggambar"

Menggambar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


My mother knitting, 1993, di gambar dengan krayon, oleh Frans Koppelaar

Menggambar (Inggris: drawing) adalah kegiatan kegiatan membentuk imaji, dengan menggunakan banyak pilihan teknik dan alat. Bisa pula berarti membuat tanda-tanda tertentu di atas permukaan dengan mengolah goresan dari alat gambar.

Pelakunya populer dengan sebutan Penggambar/juru gambar (ingg.:draftsman) yang merupakan salah satu bagian pekerjaan dari perupa.



"The peacock skirt," oleh Aubrey Beardsley, 1892

Menggambar sedikit dibedakan dengan kegiatan melukis. Melukis bisa disebut sebagai tahap penyelesaian sebuah gambar dengan pigmen yang diberi medium cair dan diaplikasi dengan kuas. Sementara menggambar lebih menitikberatkan penggunaan garis dan komposisi.

Subjek utama

Kebanyakan karya dengan cara menggambar adalah representasi dari ingatan atau imajinasi seorang juru gambar. Subjek ini bisa berupa tampilan realistis dalam kehidupan sehari-hari seperti potret, setengah realistis seperti karya-karya sketsa, atau yang benar-benar mementingkan gaya gambar seperti kartun, karikatur, atau gambar abstrak.

Peralatan dan media

Yang sering digunakan adalah pensil grafit, pena, kuas tinta, pensil warna, crayon, pensil konte, dan spidol. Bisa pula dengan peralatan digital seperti stylus, mouse, atau alat lain yang menghasilkan efek sama seperti peralatan manual.

Media permukaan yang sering digunakan adalah kertas, meskipun tidak menutup kemungkinan pula digunakannya media lain seperti kain, permukaan kayu, dinding, dan lain-lain.

Sebagai peralatan pendukung, digunakan pula penyerut pensil, kertas pasir, penghapus khusus, chamois, penggaris, larutan fixatif, dan selotip khusus menggambar untuk membuat efek-efek tertentu. Meja gambar digunakan untuk mengurangi distorsi dan kesalahan perspektif akibat ketidaknormalan posisi mata saat menggambar.

Teknik

Teknik yang sering digunakan adalah menggaris, hatching, scribbling, stippling, dan blending.

Garis-garis drawing dengan penggunaan sanguine oleh Leonardo da Vinci


Sejarah

Manusia diketahui telah berusaha membuat karya drawing sejak masa prasejarah. Kegiatan ini kemudian menyebar di Eropa sejak tahun 1400an seiring berkembangnya penggunaan kertas. Sejak saat itu, setiap abad telah menghasilkan karya-karya drawing hebat.

Perupa yang terkenal dengan teknik menggambar pada tahun 1400an hingga 1500an antara lain Leonardo da Vinci, Albrecht Dürer, Michelangelo, dan Raphael. Selama 1600an adalah Claude, Nicolas Poussin, Rembrandt, dan Peter Paul Rubens. Pada 1700an, karya-karya terkenal dibuat oleh Jean-Honoré Fragonard, Francisco Goya, Giovanni Battista Tiepolo, dan Antoine Watteau. Pada tahun 1800an adalah Paul Cézanne, Jacques Louis David, Edgar Degas, Theodore Gericault, Jean Ingres, , Odilon Redon, Henri de Toulouse-Lautrec, dan Vincent Van Gogh. Pada era 1900an karya-karya terbaik dibuat oleh Max Beckmann, Willem De Kooning, Jean Dubuffet, Arshile Gorky, Paul Klee, Oscar Kokoschka, Jules Pascin, Pablo Picasso, dan Jackson Pollock.

menggambar di dalam dunia digital

menggambar bukanlah monopoli teknik manual. Perkembangan perangkat lunak grafis membuat kegiatan menggambar bisa pula dilakukan dengan sentuhan penuh alat-alat komputer. Contohnya adalah karya gambar oleh Peter Welleman.

Berikut daftar perngkat lunak yang memungkinkan kegiatan menggambar.

Dalam dunia internet, berkembang pula komunitas oekaki, yaitu kegiatan menggambar' yang setiap tahapannya bisa diliat oleh pengguna di belahan dunia lain.

Referensi

SILABUS, RPP, KTSP SMP / MTs, seni budaya

Pendidikan Seni Budaya Kelas 7,8,9 Seni Musik, Seni Rupa, Seni Tari, Seni teathre

Lingsir wengi

Lingsir wengi, sliramu tumeking, sirno
Ojo Tangi, nggonmu guling
awas jo ngetoro
aku lagi bang, wingo wingo
jin setan kang tak utusi
dadyo se…barang
Wojo layu, sebet…

Menjelang malam, dirimu(bayangmu) mulai sirna…
Jangan terbangun dari tidurmu…
Awas, jangan terlihat (memperlihatkan diri)…
Aku sedang gelisah,
Jin setan ku perintahkan
Jadilah apapun juga,
Namun jangan membawa maut…



“Lir ilir”


Do = C Sunan Kalijaga

2/4 Alegrato (JAWA TENGAH)

C F C F C G C F

Lir i- lir, lir i-lir, tandure wus sumilir

C F C

Tak ijo royo royo, tak sengguh temanten anyar

F C F C G C F

Bocah angon bocah angon, penekno blimbing kuwi

C F C G C

Lunyu lunyu penek no, kanggo mbasuh dodotira

F C F C G C F

dodotira dodotira, kumitir bedah ing pingggir

C F C G C

Dondomono jrumatono, kanggo sebo mengko sore

G C G C

Mumpung padang rembulane, mumpung jembar kalangane

F C G C

Yo surak ka, o…o….o… surak…….. hi……. Yo.

Syukur


Cipt : H. Mutahar, Do= C, 4/4 Sedang

Am E Am

Dari yakinku teguh

Am E
Hati ikhlasku penuh

Am E Am
Akan karuniamu

Am Dm
Tanah air pusaka

G C
Indonesia merdeka

E E
Syukur aku sembahkan

F G Am
KehadiratMu Tuhan

Am E Am

Dari yakinku teguh

Am E
Cinta ikhlasku penuh

Am E Am
Akan jasa usaha

Am Dm
Pahlawanku yang baka

G C
Indonesia merdeka

E E
Syukur aku hanjukkan

F G Am
Ke bawah duli tuan

Dari yakinku teguh
Bakti ikhlasku penuh
Akan azas rukunmu
Pandu bangsa yang nyata
Indonesia merdeka
Syukur aku hanjukkan
Kehadapanmu tuan

Indonesia Pusaka

Cipt : Ismail Marzuki, Do= G, 4/4 sedang

G G

Indonesia tanah air beta

Em A7 Am
Pusaka abadi nan jaya

D G G7 C
Indonesia sejak dulu kala

G D G
Tetap di puja-puja bangsa

Reff :

D G
Di sana tempat lahir beta

B7 Em
Dibuai dibesarkan bunda

C C#dim-G
Tempat berlindung di hari tua

G D G

Tempat akhir menutup mata

G G

Sungguh indah tanah air beta

Em A7 Am
Tiada bandingnya di dunia

D G G7 C
Karya indah Tuhan Maha Kuasa

G D G
Bagi bangsa yang memujanya

Reff :

D G
Indonesia ibu pertiwi

B7 Em
Kau kupuja kau kukasihi

C C#dim-G
Tenagaku bahkan pun jiwaku

G D G

Kepadamu rela ku beri

Mengheningkan Cipta

Karangan / Ciptaan : T. Prawit

DO = C

4/4 Lambat Dengan Perasaan

C C F

DengaR seluruh, angkasa raya

C

memuji

Dm G
Pahlawan Negara

C C F C
Nan gugur remaja, diribaan bendera

G C
Bela nusa bangsa

G C D7

Kau kukenang wahai bunga putra

G

bangsa

C G
Harga jasa

C F
Kau Cahya pelita

C G C G C
Bagi Indonesia merdeka

Maju Tak Gentar

Do = C /

C. Simanjuntak/ 4/4 Mars

C
Maju tak gentar
F C
Membela yang benar
Dm
Maju tak gentar
G
Hak kita diserang

C
Maju serentak
F C
Mengusir penyerang
Dm
Maju serentak
G C
Tentu kita menang

F
Bergerak bergerak,
C
Serentak serentak
G C
Menerkam menerjang terjang
F
Tak gentar tak gentar,
C
Menyerang menyerang
G C
Majulah majulah menang

Indonesia Raya

Lagu Kebangsaan Republik Indonesia – Lagu Wajib Nasional Cipt : W.R. Supratman /Wage Rudolf Supratman

DO = G

4/4 Mars

G G

Indonesia tanah airku

G D
Tanah tumpah darahku

Am D
Disanalah aku berdiri

D G
Jadi pandu ibuku

G G
Indonesia kebangsaanku

G7 C
Bangsa dan Tanah Airku

C G
Marilah kita berseru

D G
Indonesia bersatu

C

Hiduplah tanahku

G
Hiduplah negriku

D G
Bangsaku Rakyatku semuanya

C
Bangunlah jiwanya

G
Bangunlah badannya

D G
Untuk Indonesia Raya

C

Indonesia Raya

G
Merdeka Merdeka

D G
Tanahku negriku yang kucinta

C

Indonesia Raya

G
Merdeka Merdeka

D G
Hiduplah Indonesia Raya

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya

Indonesia Tanah yang mulia
Tanah kita yang kaya
Di sanalah aku berada Untuk slama-lamanya
Indonesia Tanah pusaka Pusaka Kita semuanya
Marilah kita mendoa Indonesia bahagia

Suburlah Tanahnya Suburlah jiwanya
Bangsanya Rakyatnya semuanya
Sadarlah hatinya Sadarlah budinya
Untuk Indonesia Raya

Indonesia Tanah yang suci Tanah kita yang sakti
Disanalah aku berdiri ‘njaga ibu sejati
Indonesia! Tanah berseri Tanah yang aku sayangi
Marilah kita berjanji Indonesia abadi

Slamatlah Rakyatnya Slamatlah putranya
Pulaunya lautnya semuanya
Majulah Negrinya Majulah Pandunya
Untuk Indonesia Raya

Lirik tambahan / bonus lagu Indonesia Raya yang jarang digunakan di acara resmi dan upacara bendera

Kerajinan Limbah Plasti

ImageHost.org

KERAJINAN SAMPAH PLASTIK

Masalah sampah menjadi suatu sumber Masalah Yang sangat penting jikalau tidak ada pengelolaan yang baik Dari sebuah instansi, semisal di sebuah madrasah Salah satu parameter madrasah yang baik Adalah Berwawasan lingkungan. Didalamnya tidak terlepas dari Pengelolaan sampahnya. Di madrasah sampah bisa menjadi Media belajar.

Terdapat empat macam sampah:

  • Sampah organic semisal dedaunan diolah menjadi kompos,
  • Sampah kertas, terdiri dari kertas bungkus makanan dan HVS ,Bisa diolah menjadi bubur kertas atau kertas daur ulang.
  • Sampah logam bekas minuman kaleng dikumpulkan ,Dan ini banyak dicari oleh pemulung serta yang terakhir
  • Sampah plastic yang sebagian besar terdiri dari bungkus dan Botol minuman yang akan kita olah menjadi Sebuah kerajinan yang berupa pot unik.

Kebanyakan orang merasa bingung tentang pengelolaan sampah plastic. Daripada dibuang sia-sia ternyata ada juga manfaatnya, hitung-hitung untuk mengurangi polusi dan kerusakan alam, mengingat limbah plastik itu tidak bisa hancur jika sudah didalam tanah.

Cara pembuatannya relative gampang, yang penting harus mempunyai sentuhan seni tidak asal main bakar dan bentuk saja.


Alat-alat yang digunakan juga relative sederhana:

kompor kecil, wajan kecil, kayu, kuas, cat kayu (hitam, krom emas).

Cara kerjanya:

Yang pertama meyiapkan pot yang sudah jadi baru kemudian limbah plastic disangrai diatas kompor dengan menggunakan wajan,

  • Kalau sudah meleleh, maka lelehan tadi ditimpakan atau dilekatkan pada sisi luar pot dengan menggunakan bantuan kayu dan tempelanya terkesan abstrak.
  • Selanjutnya adalah proses pengecatan.
  • Sebagai cat dasarnya menggunakan cat warna hitam. Pengecatan juga tidak boleh sembarangan harus cat murni tidak boleh dicampur tinner. Jika memakai tinner, cat akan masuk ke pori-pori dan butuh waktu lama untuk kering.
  • Setelah cat dasar hitam selesai maka dilanjutkan dengan cat selanjutnya yakni cat krom warna emas/tembaga. Ini dimaksudkan supaya terkesan tua dan berumur.
  • Pot akan terkesan unik seperti terlihat berusia tua karena polesan catnya dan hiasannya terlihat abstrak dan alami. Jadi selesai sudah penanganan limbah plastic yang selama ini merisaukan kita semua.

Selamat berkarya !!!!!!!!!!

Kesaksian Tebu

ImageHost.org

Jam menunjukkan pukul 09.30 hampir siang, dua anak datang menemui seorang bapak guru di ruangannya. Salah satu dari keduanya mengklaim bahwa hp-nya ada pada anak yang kedua, sekarang ia kelas 3. Sedangkan anak yang pertama adalah anak kelas 1 yang baru pindah dari sekolah lain.

Anak kedua membantah, “Pak, saya tidak pernah melihat anak ini dan saya tidak pernah merasa dititipi apa-apa.”

Bapak guru bertanya kepada si pengadu, “di mana engkau titipkan hp-mu kepada anak ini?.”

“Di ladang tebu disebuah desa pak,” jawabnya mantap.

Pak guru berpikir sebentar dan kemudian ia berkata,”Pergilah dan ambil 3 helai dari daun tebu itu untuk kujadikan saksi. Mereka akan mengatakan yang sebenarnya kepadaku.”

Si pengadu kemudian pergi mengambil daun tebu itu sambil berjalan kaki sementara si terdakwa duduk menunggu. Pak guru meneruskan pekerjaannya mengoreksi tugas-tugas siswa yang menumpuk. Di tengah lalu –lalang guru-guru yang lainnya dan pada saat si terdakwa lengah, tiba-tiba pak guru menoleh kepadanya dan bertanya,”Apakah adik kelasmu sudah sampai ke ladang tebu itu?”

“Belumlah pak, ia masih belum sampai,” jawabnya.

Pak guru berkata, “Kalau kau tidak kenal dan tidak pernah merasa di titipi olehnya di ladang tebu, lalu dari mana kau tahu jarak ladang tebu itu dekat atau jauh?”

Kontan saja si terdakwa pun terdiam dan sangat malu kedoknya sudah terbongkar. Dengan rasa sayang, pak guru berbicara dengannya sampai ia mengaku. Pada saat si pengadu kembali membawa daun, Pak guru berkata kepadanya, “Sebelum engkau datang, daun-daunmu telah bersaksi dan masalahmu sudah diatasi.”

Kemudian terdakwa lalu membawa si pengadu ke rumahnya dan menyerahkan hp- miliknya kepada si pengadu.

Dari sini dapat kita petik hikmahnya bahwa sepandai-pandainya kita menyimpan bangkai pasti akan tercium juga bau busuk dari bangkai tersebut. Bubur kacang ijo,( eh….itu mah jujur….) sekarang ini menjadi sesuatu yang sangat langka sekali keberadaannya, sampai-sampai ada slogan, siapa jujur pati dech! Akan hancur. Jadi banyak sekali orang berlomba-lomba untuk menghalalkan segala cara demi menuruti hawa nafsu dunia. Ibaratnya seperti batang pohon bamboo, jikalau batangnya lurus pasti akan cepat di tebang. Tapi jika batangnya bengkok, tidak ada orang yang mau memotongnya.

Banyak orang yang jalannya lurus alias jujur, eh… malah cepat meninggal dari pada orang yang bengkok-bengkok saja, lebih lama meninggalnya. Mungkin Tuhan memberikan mereka umur yang lebih panjang agar mereka bisa bertaubat

Pidato II, upacara bendera, wali kelas VII D. Tanggal 14 januari 2008

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamualaikum, warahmatullahi…wabarakatuh!

Yth.

Bapak kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri malang III

Yang terhormat,

bapak ibu guru beserta staf karyawan MTsN Malang III

Dan anak-anak-ku,sekalian

yang saya cintai dan saya bangga-banggakan.

In…nalhamdalillah !,

Sesungguhnya segala puja dan puji hanyalah milik Allah saja

Allahu rabbul Al-Kabir…

Allah Sang Pemilik!,

selu….ruh Alam jagad raya ini

Mulai dari makhluk yang paling terkecil,

yang hanya bisa dilihat oleh mikroskop

Mereka semua adalah milik Allah,

dan mereka tunduk kepada Allah S.W.T.

Jadi, kalau yang kecil, yang gak kelihatan,

Ketika dia datang bisa menjadi sumber malapetaka penyakit bagi manusia saja tunduk kepada Allah

Bagaimana dengan kita ?……

Yang namanya manusia macam saya,

macam kita-kita ini,

Tunduk setunduk-tunduknya,

dan teramat sangat tunduk kepada Allah S.W.T.

Dan yang paling dicintai datang kesini adalah satu,

Karena sebutan Rasulullah di akhir hayatnya adalah UMMATI…..UMMATI.

Sabab kecintaan ini adalah meneruskan kecintaan dari Baginda Rasul,

Bahwa ini adalah umat-umat Nabi Muhammad S.A.W.

Anak-anak, minta satu….!,

Kelak di Yaumil akhir nanti, ketika semua orang di kumpulkan di padang Maqshar, bertelanjang bulat

Matahari itu dekat dengan kepala kita,

Tapi, telanjang bulatnya kita,

tidak membuat kita untuk memperhatikan satu sama lain

Karena kenapa ?, karena…,ketika itu..semua orang takjub! Dengan padang Maqshar,

Satu yang diminta, Semoga Allah S.W.T. bangkitkan kita

TAKTALIWA’I, SAYYIDINA MUHAMMADIN……

Berdiri, bersama, barisan Rasulullah Muhammad S.A.W.

itu yang terpenting

………..Alhamdulillah……Apa kabarnya anak-anak sekalian?……..

Spenggal puisi indah menyebutkan

Bukan titik yang membuat tinta, melainkan tinta yang membuat titik.

Bukan cantik yang membuat cinta, melainkan cinta yang membuat cantik”

Cung ngacung siapa yang lagi jatuh cinta?………….

Baiklah anak-anak,

Hidup adalah perjuangan tanpa henti-henti

Kita harus mempunyai kekuatan untuk menghadapi segala macam resikonya

Kekuatan macam apa itu?….salah satunya adalah ……menyanyi

Ada satu kisah yang menarik,

Pada suatu ketika, di sebuah kamp konsentrasi atau penjara, Hiduplah seorang tahanan, yang meskipun ia telah dijatuhi hukuman mati, tapi ia tetap tidak merasa takut, sebaliknya, ia malah tetap merasa merdeka.

Pada suatu hari, ia tampak sedang bermain gitar di tengah lapangan penjara.

Sejumlah besar orang berkumpul di sekelilingnya untuk mendengarkan alunan musik yang ia mainkan, sehingga dibawah pengaruh musik tersebut, semua orang menjadi tidak merasa takut.

Ketika para pembesar-pembesar penjara mengetahui hal ini, mereka pun melarang orang itu untuk bermain gitar.

Akan tetapi, pada hari berikutnya, orang tersebut kembali lagi ketempat yang sama, bernyanyi dan bermain gitar dengan orang-orang yang jumlahnya lebih besar lagi. Ketika mengetahui hal itu, dengan marah para penjaga menyeret orang itu dan kemudian memotong jari-jari tangannya.

Hari berikutnya, ia kembali lagi. Bernyanyi dan memainkan musik sedapat-dapatnya dengan jari-jarinya yang berdarah. Kali ini orang-orang yang dating di sekelilingnya bersorak-sorai Beberapa penjagapun akhirnya menjadi berang, dan kemudian ia menyeretnya lagi serta membanting gitarnya hingga hancur berantakan.

Pada hari berikutnya, ia bernyanyi dengan segenap hatinya. Nyanyian yang sangat indah, tanpa alunan sebuah musik. Begitu merdu dan menyentuh hati, membuat semua orang ingin bergabung dan ikut bernyanyi bersama-sama dengan hati. Selama mereka bernyanyi dengan hati, mereka menjadi begitu jernih seperti hatinya. Jiwa mereka tidak dapat ditakhlukkan seperti jiwanya yang tetap merdeka.

Kali ini para penjaga benar-benar begitu sangat marah, mereka pun akhirnya memotong lidah orang tersebut! Keheningan pun kini meliputi seluruh penjara.

Semua heran, ketika pada hari berikutnya, ia kembali lagi ke tempat yang sama. Sambil berlenggang dan menari di ikuti oleh musik yang tidak dapat didengar oleh orang lain, kecuali oleh dirinya sendiri. Segera saja semua orang saling bergandengan tangan, menari di sekitar tubuhnya yang berdarah dan hancur.

Sementara itu para penjaga berdiri terpaku penuh kekaguman.

Dari sini dapat kita ambil hikmahnya, bahwa menyanyi sungguh merupakan aktivitas sederhana yang memiliki kekuatan yang besar untuk diri sendiri maupun mereka yang mendengarkannya. Menyanyi akan mengantarkan aliran antusiasme yang akan membangkitkan semangat hidup. Sejak kecil manusia telah belajar menyanyi. Para ahli mengatakan bahwa tangisan bayi sebagian besar merupakan nyanyiannya sendiri. Ketika masih kanak-kanak, maka sebagian besar aktivitas kelompok bermain (playgroup) maupun taman kanak-kanak adalah menyanyi. Demikianlah dengan remaja, mereka dapat hanyut dan terbawa emosi serta ikut bernyanyi bersama-sama dalam suatu konser musik.

Ibunda tercinta pernah mengilustrasikan bahwa burung- burung tidak pernah bersedih hanya karena setiap hari mereka bernyanyi. Bahkan tindakan pertama yang dilakukan para burung ketika bangun tidur adalah bernyanyi. Begitu mudahnya untuk menyanyi, namun perlu perjuangan yang keras untuk mau menyanyi. Mari kita menyanyi selagi masih ada kesempatan untuk hal tersebut.

“Kita menyanyi bukan karena bahagia, kita bahagia karena kita menyanyi”.

Mari kita mulai hari yang penuh dengan tantangan dan ketidakpastian ini dengan nyanyian optimisme ini dan penuh harapan. Selamat bernyanyi anak-anak.

Pak andy al-fakir, al-dlo”if ilallah, miskin ilmu, kurang amal, gak sempurna dalam ibadah, bahkan miskin pahala mohon maaf yang segala-galanya. Taqabbalallohumina waminkum, taqabbalya karim. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!